Saham Asia menguat jelang data ketenagakerjaan AS, pernyataan Waller menenangkan pasar obligasi
Saham Asia menguat pada Jumat mengikuti reli global menjelang rilis data ketenagakerjaan utama Amerika Serikat. Kekhawatiran pasar soal kenaikan suku bunga mereda setelah pejabat Federal Reserve Christopher Waller memberi sinyal penahanan suku bunga, mendorong imbal hasil obligasi AS turun dan dolar melemah, menurut Reuters. Yen menguat 2,6% pekan ini ke sekitar 155,7 per dolar, sementara pasar menurunkan peluang kenaikan suku bunga bulan ini menjadi 50% dari 63%. Imbal hasil Treasury AS tenor dua tahun menjauh dari level tertinggi 20 bulan, dan Brent naik 7% pekan ini ke $95.52 per barel.