Gangguan pasokan terkait konflik Iran dinilai bisa menekan harga minyak kembali di bawah $40 per barel
Sebuah artikel menyebut konflik di Iran telah merusak infrastruktur di Timur Tengah, mengganggu pelayaran di Selat Hormuz, dan membuat cadangan strategis AS mendekati titik terendah, sehingga kekurangan bensin berpotensi muncul pada Juli. Penulis berpendapat penyusutan pasokan minyak global yang nyata akan memicu resesi dalam, menekan permintaan, dan mendorong harga minyak turun di bawah $40 per barel, dengan analogi guncangan pandemi 2020. Artikel itu juga menyinggung ekspor LNG Qatar yang turut terganggu, memperparah keretakan rantai pasok energi.