Thailand lanjutkan larangan ekspor minyak olahan saat konsumsi diesel tembus 77 juta liter per hari
Kementerian Energi Thailand menegaskan larangan ekspor minyak olahan tetap berlaku, dengan pengecualian pengiriman terbatas ke Laos dan Myanmar serta sebagian avtur tertentu ke tiga negara Asia Tenggara. Kebijakan ini dipertahankan di tengah ketegangan berkelanjutan antara Iran, Israel, dan AS yang memicu kekhawatiran gangguan arus minyak, produk kimia, dan LNG di sekitar Selat Hormuz. Permintaan diesel domestik meningkat menjadi lebih dari 77 juta liter per hari, sementara tekanan persediaan mendorong sejumlah kilang termasuk PTT Global Chemical menurunkan kapasitas pengolahan 15%. Langkah tersebut memperkuat ekspektasi pasar bahwa pasokan energi olahan global akan semakin ketat.