Bandara dan maskapai Eropa minta Uni Eropa lebih fleksibel soal EES saat sistem memasuki “titik kritis”

Ringkasan Pasar AI
Kelompok penerbangan Eropa memperingatkan bahwa peluncuran Sistem Masuk/Keluar Schengen (Schengen Entry/Exit System) UE menyebabkan antrean perbatasan selama berjam-jam, yang berujung pada koneksi yang terlewat dan keterlambatan penerbangan, serta mereka mendesak penangguhan sementara dan mekanisme fleksibilitas permanen. Relevansi pasar utamanya bersifat orde kedua: potensi hambatan pada arus perjalanan Eropa, biaya operasional bandara/maskapai, dan penerimaan pariwisata jika penundaan berlanjut selama musim puncak, dengan risiko reputasi terhadap daya saing perjalanan UE.
Level dampak
● Rendah
Aset terdampak
NCCOGOLD2USD/USDT-1.16%
Wawasan AI · NCCOGOLD2USD/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Organisasi industri penerbangan Eropa mengirim surat terbuka kepada Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, memperingatkan bahwa penerapan sistem masuk/keluar Schengen (EES) berisiko memicu kemacetan perbatasan yang berat setelah berlaku penuh pada April 2026. Mereka menyebut antrean pemeriksaan perbatasan pada jam padat bisa mencapai hingga 5 jam, memicu keterlambatan penerbangan, penumpang kehilangan koneksi, serta penumpang di bandara kecil harus mengantre di luar terminal. Industri mendesak agar EES dapat ditangguhkan sepenuhnya secara sementara pada Juli dan Agustus serta dibentuk mekanisme fleksibilitas permanen. WTTC memperkirakan jika waktu tunggu perbatasan 3 jam atau lebih menjadi kebiasaan, hingga 41 juta kedatangan dan $45.4 billion belanja wisata berpotensi terdampak.