user-avatar
EUROPE SAYS

AS mempertahankan Korea Selatan dalam daftar pemantauan valuta untuk laporan keempat berturut-turut

Ringkasan Pasar AI
Departemen Keuangan AS mempertahankan Korea Selatan dalam daftar pemantauan valasnya, menyoroti bahwa pelemahan won tampak tidak selaras dengan surplus eksternal Korea yang kuat. Meskipun tidak ada temuan manipulasi dan Korea merupakan penjual bersih valas pada 2025, keputusan tersebut menandakan berlanjutnya pengawasan kebijakan AS terhadap depresiasi won dan praktik intervensi. Hal ini dapat meningkatkan sensitivitas di pasar valas Asia, memengaruhi perilaku lindung nilai, dan berdampak secara moderat pada penempatan risiko USD-Asia yang lebih luas.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
NCFXUSD2JPY/USDT+0.02%
Wawasan AI · NCFXUSD2JPY/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Departemen Keuangan AS dalam laporan semesterannya pada Juli 2026 kembali mempertahankan Korea Selatan dalam daftar pemantauan valuta untuk keempat kalinya berturut-turut, dengan alasan pelemahan won yang berkelanjutan dinilai tidak selaras dengan fundamental ekonomi negara itu. Laporan tersebut menyoroti surplus transaksi berjalan 6.6% dari PDB dan surplus barang dan jasa dengan AS sebesar $45 billion. Bank of Korea pada 2025 tercatat melakukan penjualan bersih valas $28 billion untuk meredam volatilitas dan tekanan depresiasi, sementara investasi luar negeri yang besar dan minim lindung nilai dari rumah tangga serta institusi menambah tekanan arus keluar modal. Kebijakan ini tidak berarti AS menetapkan Korea Selatan sebagai manipulator mata uang, namun menegaskan meningkatnya perhatian kebijakan Washington terhadap tren pelemahan won, menurut Asia Today.