Arus Keluar Neto Bitcoin dari Bursa Melonjak di Atas US$1 Miliar

CoinDesk melaporkan, data platform analitik onchain CryptoQuant menunjukkan arus keluar neto Bitcoin dari bursa mencapai sekitar 12.570 BTC per 27 Oktober. Angka itu termasuk salah satu arus keluar harian terbesar bulan ini. Dalam 24 jam terakhir, arus keluar neto Bitcoin dari bursa melonjak melewati US$1 miliar. Dengan harga Bitcoin sekitar US$80.487, arus keluar neto terbaru setara sekitar US$1,01 miliar. Grafik CryptoQuant juga memperlihatkan pembalikan tajam aktivitas di bursa. Sehari sebelumnya, indikator mencatat arus masuk neto positif lebih dari 7.000 BTC sebelum dengan cepat anjlok ke wilayah negatif. Penurunan pada 27 Oktober menjadi salah satu lonjakan arus keluar Bitcoin dari bursa terbesar sejak 6 Oktober, saat hampir 15.000 BTC ditarik secara neto dari bursa. Data terbaru belum final karena informasi terkait masih belum lengkap dan angka harian dapat berubah. Akankah terjadi guncangan pasokan BTC? Arus keluar Bitcoin besar-besaran dari bursa umumnya dipandang berpotensi bullish karena menunjukkan investor menarik dana dari bursa. Bitcoin yang ditarik dapat dipindahkan ke dompet pribadi, kustodian institusional, atau penyimpanan jangka panjang. Langkah ini dapat mengurangi jumlah BTC yang siap diperdagangkan di pasar dan menurunkan potensi tekanan jual. Sebaliknya, arus masuk besar BTC ke bursa sering menjadi sinyal meningkatnya potensi tekanan jual karena investor memindahkan token untuk kemungkinan dijual. Peristiwa ini patut dicermati di tengah kinerja Bitcoin yang lemah belakangan ini. Grafik CryptoQuant menunjukkan harga Bitcoin bertahan di sekitar US$80.487 per 27 Oktober. Mata uang kripto utama ini berupaya merebut kembali momentum naik setelah baru-baru ini turun ke ambang psikologis US$80.000.