Bitcoin Policy Institute: Volume Transaksi Kripto MENA Tembus US$350 Miliar, Arab Saudi Pimpin Pertumbuhan

Ringkasan Pasar AI
Data Bitcoin Policy Institute yang menunjukkan volume kripto on-chain di kawasan MENA meningkat menjadi sekitar $350B menyoroti percepatan adopsi regional, dengan regulasi di negara-negara Teluk dan partisipasi institusional memperkuat struktur pasar. Turki dan UEA tetap menjadi pusat utama, sementara pertumbuhan cepat Arab Saudi menegaskan perluasan arus pengguna dan modal. Peningkatan penggunaan BTC dan stablecoin yang didukung USD sebagai lindung nilai di tengah konflik dan depresiasi mata uang mendukung narasi utilitas kripto dan dapat meningkatkan sentimen dan likuiditas dalam jangka pendek.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT+0.63%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Bitcoin Policy Institute melaporkan kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara (MENA) menjadi salah satu pasar kripto dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Volume transaksi on-chain tahunan di kawasan ini naik dari sekitar US$100 miliar pada 2022 menjadi kurang lebih US$350 miliar pada periode 2025–2026. Turki masih menjadi pasar terbesar di kawasan tersebut, dengan volume transaksi tahunan mendekati US$200 miliar. Uni Emirat Arab mencatat sekitar US$150 miliar volume transaksi kripto pada 2025. Arab Saudi tercatat sebagai pasar dengan pertumbuhan tercepat, naik 154% secara tahunan (year over year), disusul Qatar yang meningkat 120%. Laporan itu juga menyebut konflik dan pelemahan mata uang mendorong penggunaan BTC serta stablecoin yang dipatok ke dolar AS sebagai instrumen lindung nilai di sejumlah negara. Sementara itu, negara-negara Teluk kian mengukuhkan posisi sebagai pusat pertumbuhan aset digital regional berkat penguatan regulasi dan meningkatnya partisipasi institusi.