Bitdeer Akan Bangun Pabrik Miner Bitcoin US$36 Juta di Nevada, Target Beroperasi Komersial Akhir 2026

Ringkasan Pasar AI
Rencana Bitdeer senilai $36M untuk membangun fasilitas di Nevada guna memproduksi komponen SEALMINER menandakan integrasi vertikal lebih lanjut dan pemindahan produksi perangkat keras penambangan Bitcoin ke AS, yang didukung oleh insentif pajak negara bagian. Meskipun output komersial tidak diharapkan hingga akhir 2026, kontrol yang lebih besar atas pasokan miner dan jadwal dapat memengaruhi dinamika ekspansi hash rate di masa depan serta posisi kompetitif di antara para penambang publik, terutama ketika para pesaing melakukan diversifikasi ke AI dan infrastruktur pusat data.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT+0.53%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Bitdeer mengumumkan rencana investasi US$36 juta untuk membangun fasilitas manufaktur peralatan penambangan di Sparks, Nevada, Amerika Serikat, menurut laporan CoinMarketCap. Pabrik ini ditujukan untuk memproduksi komponen utama bagi miner Bitcoin SEALMINER, dengan target mulai produksi komersial pada akhir 2026. Perusahaan menyebut proyek ini sebagai langkah untuk memindahkan porsi lebih besar aktivitas manufaktur perangkat penambangan ke Amerika Serikat. Fasilitas di Sparks akan memproduksi komponen terkait mesin penambangan SEALMINER dan diharapkan memperkuat kapasitas manufaktur Bitdeer di dalam negeri, sekaligus mengurangi ketergantungan pada pemasok pihak ketiga, terutama untuk peralatan kritikal. Dari sisi strategi bisnis, pabrik Nevada ini difokuskan pada perangkat keras penambangan Bitcoin, bukan produksi hardware AI. Bitdeer memang memperluas bisnis ke layanan AI cloud computing dan high-performance computing dalam beberapa tahun terakhir, tetapi perusahaan menegaskan inisiatif tersebut akan berjalan terpisah dari proyek manufaktur di Nevada. Sebelum menetapkan Sparks sebagai lokasi, Bitdeer berdiskusi dengan tim Gubernur Joe Lombardo serta pejabat setempat. Dalam wawancara dengan media lokal, CEO Katherine Guo mengatakan pemerintah negara bagian menyetujui insentif pajak, termasuk pembebasan pajak penjualan untuk transaksi yang memenuhi syarat. Insentif semacam ini umumnya dinilai penting untuk menarik investasi manufaktur. Bagi Bitdeer, membangun kapabilitas produksi mesin di AS dinilai membantu merapikan rantai pasok dan meningkatkan kendali atas jadwal produksi peralatan inti. Di industri, perusahaan penambangan yang terdaftar di bursa semakin agresif mencari sumber pendapatan baru setelah halving Bitcoin, dengan AI dan operasi pusat data menjadi salah satu fokus. MARA Holdings pekan ini mengumumkan rencana mengakuisisi lokasi di Texas yang dapat mendukung kapasitas hingga 2 gigawatt untuk proyek AI dan infrastruktur digital. Sebelumnya, TeraWulf mengumumkan perjanjian sewa pusat data selama 20 tahun dengan startup AI Anthropic; perusahaan menyebut kontrak tersebut berpotensi menghasilkan sekitar US$19 miliar pendapatan selama masa sewa. Berbeda dari sebagian pesaing yang mempercepat taruhan pada infrastruktur AI jangka panjang, proyek baru Bitdeer tetap bertumpu pada bisnis inti penambangan Bitcoin. Perusahaan memperluas operasi mining sekaligus memperkuat kemampuan manufaktur pendukung, dengan tujuan memperketat kendali atas rantai pasok miner dan memperlebar jejaknya di pasar AS.