Studi Cambridge: Konsumsi listrik tahunan penambangan Bitcoin naik ke 190 TWh, porsi energi rendah karbon mencapai 59,4%

Ringkasan Pasar AI
Sebuah studi CCAF Cambridge menunjukkan penggunaan listrik tahunan Bitcoin untuk penambangan (dianualkan) naik dari 138 TWh menjadi 190 TWh, dengan emisi terkait meningkat menjadi 48 MtCO2e, sementara porsi energi rendah karbon membaik menjadi 59,4% dan tenaga air menjadi sumber terbesar. Data tersebut dapat memengaruhi narasi regulasi dan ESG jangka dekat seputar penambangan, sekaligus menyoroti intensitas energi jaringan yang masih berlanjut meskipun bauran energi lebih bersih.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT+1.09%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
TheEnergyMag melaporkan pernyataan Alexander Neumueller, Head of Research di Cambridge Centre for Alternative Finance (CCAF). Dalam periode Juni 2024 hingga Desember 2025, konsumsi listrik tahunan (annualized) untuk penambangan Bitcoin meningkat dari 138 TWh menjadi 190 TWh. Emisi gas rumah kaca naik dari 40 juta menjadi 48 juta metrik ton setara CO2. Pada saat yang sama, porsi energi rendah karbon bertambah dari 52,4% menjadi 59,4%, dengan tenaga air menjadi sumber energi tunggal terbesar.