Core Scientific Tambah Kepemilikan Bitcoin Jadi 848 BTC
Ringkasan Pasar AI
Core Scientific menambah 301 BTC, sehingga kepemilikan naik menjadi 848 BTC setelah likuidasi sebelumnya untuk mendanai pivot pusat data AI/HPC. Dengan setara kas sekitar ~$1,01 miliar dan hingga $1 miliar pembiayaan Morgan Stanley, pembelian ini tidak menentukan neraca, tetapi menandakan potensi pelunakan rencana sebelumnya untuk menjual hampir seluruh BTC pada 2026. Dampak pasar dalam waktu dekat terbatas, namun hal ini dapat sedikit memperbaiki sentimen terkait perilaku kas treasury penambang.
Level dampak
● Rendah
Aset terdampak
BTC/USDT+0.45%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Core Scientific menambah 301 BTC ke neraca, sehingga total kepemilikan Bitcoinnya naik menjadi 848 BTC. Langkah ini menarik perhatian karena berbanding terbalik dengan strategi pada kuartal I tahun ini, ketika perusahaan justru melepas hampir seluruh koin yang dimiliki.
Sebagai pembanding, Core Scientific mengantongi 2.537 BTC pada akhir 2025. Per 31 Maret 2026, jumlah itu merosot menjadi 547 BTC. Pada Januari saja, perusahaan menjual sekitar 1.900 BTC senilai US$175 juta, dengan harga rata-rata sekitar US$92.100 per BTC. Tujuannya jelas: mengonversi aset digital menjadi kas untuk mendanai pergeseran fokus ke pusat data AI dan komputasi berkinerja tinggi.
Dari jual besar-besaran ke akumulasi kembali
Dalam dokumen 10-K, perusahaan sebelumnya menyatakan akan melepas "hampir seluruh" sisa Bitcoin pada 2026. Kini, Core Scientific justru membeli 301 BTC. Total terbaru 848 BTC mencerminkan lonjakan signifikan dari posisi 547 BTC yang dilaporkan pada akhir kuartal I.
Dari sisi likuiditas, Core Scientific bukan pemain kecil. Pada kuartal I 2026, perusahaan memiliki setara kas sebesar US$1,01 miliar. Nilai aset digitalnya saat itu sekitar US$37,3 juta.
Pivot ke AI tetap menjadi fokus utama
Arah strategis perusahaan tidak berubah: bertransformasi dari penambang Bitcoin murni menjadi operasi hibrida yang juga menyediakan infrastruktur pusat data berdensitas tinggi untuk beban kerja AI. Pergeseran ini mendapat dukungan institusional. Morgan Stanley memperpanjang perjanjian pembiayaan hingga US$1 miliar untuk membantu Core Scientific meningkatkan kapasitas daya terkontrak.
Implikasi bagi investor
Bagi pemegang saham, sinyalnya campuran tetapi berpotensi konstruktif. Dengan setara kas US$1,01 miliar, pembelian 301 BTC tidak terlihat sebagai taruhan besar yang mempertaruhkan segalanya pada Bitcoin. Risiko utamanya ada pada eksekusi. Mengoperasikan pusat data AI kelas dunia membutuhkan keahlian berbeda dibanding mengelola rig penambangan.
Meski pembiayaan tersedia dan kas melimpah, persaingan infrastruktur AI diisi pemain mapan seperti Equinix dan Digital Realty yang sudah berkecimpung selama puluhan tahun. Keunggulan Core Scientific berada pada infrastruktur kelistrikan dan kemampuan pendinginan yang telah dimiliki, yang relevan untuk kebutuhan beban kerja AI.
Pelaku pasar perlu memantau apakah perusahaan melanjutkan akumulasi Bitcoin pada kuartal-kuartal berikutnya. Jika angka 848 BTC terus naik, hal itu akan menandai pembalikan strategi secara tegas dari rencana likuidasi yang dipaparkan dalam laporan tahunan 2025 perusahaan.