DOJ Akan Hentikan Perkara Dugaan Penipuan Kripto BitClub Network US$722 Juta Usai Lobi Pengacara Berafiliasi Trump
Ringkasan Pasar AI
Rencana DOJ yang dilaporkan untuk membatalkan kasus penipuan BitClub Network yang telah berlangsung lama menandakan sikap penegakan hukum pidana AS yang lebih lunak terhadap kripto, meskipun para pejabat menyangkal adanya pengaruh politik. Langkah ini dapat mengurangi persepsi risiko ekor hukum bagi sebagian sektor, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran terkait supremasi hukum dan kredibilitas regulasi yang dapat meningkatkan volatilitas akibat berita utama. Dampak pasar apa pun kemungkinan didorong oleh sentimen, bukan terkait fundamental.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT+0.56%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Departemen Kehakiman AS (DOJ) berencana menghentikan secara permanen (dismiss with prejudice) perkara pidana yang dibuka pada 2019 terhadap Matthew Goettsche, sosok yang dituduh sebagai otak skema penambangan kripto BitClub Network senilai US$722 juta. Langkah ini disebut muncul setelah adanya pelobi-an dari pengacara yang memiliki kedekatan dengan Presiden Donald Trump.
Goettsche dijadwalkan menghadapi persidangan pada Oktober atas dakwaan wire fraud dan penawaran sekuritas tanpa izin. Jaksa menuding BitClub Network dijalankan sebagai skema Ponzi kripto berskala global: investor diberi imbalan karena merekrut anggota baru, sementara dana disebut-sebut menghasilkan keuntungan dari penambangan Bitcoin. Dalam berkas perkara, jaksa juga mengutip pesan pribadi yang diduga menunjukkan Goettsche menyebut investor sebagai "bodoh" dan "domba".
Laporan tersebut menyebut Goettsche membentuk tim hukum yang mencakup sekutu Trump, Bradford Cohen dan Brett Tolman, yang mendorong DOJ menghentikan penuntutan. Juru bicara DOJ Emily Covington membantah adanya pengaruh politik. Ia mengatakan departemen secara rutin meninjau perkara yang berjalan lama, dan keputusan ini "tidak ada kaitannya dengan dugaan tekanan" dari pihak pembela.
Perkara ini telah menggantung hampir tujuh tahun dan sedang mendekati persidangan. Tiga terdakwa lain sebelumnya sudah mengaku bersalah. Rencana penghentian perkara ini terjadi ketika pemerintahan Trump mempersempit fokus penegakan hukum terkait kripto, sembari menempuh jalur lain untuk pemulihan dana bagi korban yang diduga terdampak.