Grayscale: Bitcoin Bisa Sudah Sentuh Titik Terendah Jika The Fed Menghentikan Kenaikan Suku Bunga
Ringkasan Pasar AI
Grayscale berpendapat bahwa level terendah pasar bearish Bitcoin mungkin sudah terbentuk jika The Fed menghentikan kenaikan suku bunga lebih lanjut, mencerminkan meningkatnya sensitivitas BTC terhadap suku bunga riil dan ekspektasi pertumbuhan. Tesis ini bersyarat pada stabilitas makro serta berkurangnya risiko idiosinkratik: kemajuan pada CLARITY Act dan membaiknya likuiditas MicroStrategy setelah penjualan 3.588 BTC yang memperbesar cadangan kas. Kegagalan pada inflasi, pertumbuhan, atau legislasi dapat kembali memunculkan risiko penurunan.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT-0.94%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Kepala riset Grayscale, Zach Pandl, menilai fase terburuk Bitcoin kemungkinan sudah terlewati—dengan satu syarat utama: Federal Reserve berhenti menaikkan suku bunga.
Dua cara membaca akhir pasar bearish
Grayscale Research mengurai dua kerangka untuk memperkirakan kapan pasar bearish ini berakhir.
Pertama, pendekatan "siklus". Secara historis, Bitcoin kerap menyentuh dasar sekitar satu tahun setelah puncak siklus dan sekitar 2,5 tahun setelah setiap halving. Dalam episode penurunan sebelumnya, rata-rata drawdown berada di kisaran 80%. Jika pola ini diterapkan ke siklus saat ini, ruang penurunan masih terbuka, dengan potensi titik terendah pada September atau Oktober—bahkan bisa jauh di bawah area $60.000 yang sempat ditembus BTC baru-baru ini.
Kedua, pendekatan "makro"—yang menjadi pilihan Pandl. Menurutnya, Bitcoin semakin bergerak seperti aset makro yang lebih matang: selaras dengan ekspektasi pertumbuhan, suku bunga riil, dan arah kebijakan bank sentral. Jika The Fed menyelesaikan fase pengetatan dan pertumbuhan tetap stabil, titik terendah berbasis faktor makro ini bisa saja sudah terjadi, meski kerangka siklus 4 tahunan masih mengisyaratkan pasar bearish yang lebih panjang.
Mengapa Pandl memilih narasi makro
Pandl menilai adopsi institusional mengubah dinamika pasar Bitcoin. Ketika semakin banyak pengelola aset dan treasury korporasi memegang BTC, variabel makro—terutama kebijakan The Fed dan biaya pinjaman riil—menjadi lebih dominan ketimbang pola ketat berbasis jadwal halving. Kesimpulannya: pergerakan Bitcoin makin mengikuti pasar secara umum.
Tiga kondisi yang dinilai bisa mengunci titik dasar
Dalam catatan bulan Juni, Grayscale menyoroti tiga syarat yang dianggap krusial agar Bitcoin bisa mengamankan titik terendah siklus:
1) Kemajuan legislasi struktur pasar aset digital di tingkat federal (yang disebut CLARITY Act).
2) Stabilitas neraca yang membaik di MicroStrategy (pemegang Bitcoin korporasi terbesar).
3) The Fed menghentikan kenaikan suku bunga.
Skenario dasar Grayscale mengasumsikan RUU tersebut lolos di Senat, MicroStrategy memperkuat likuiditas, dan The Fed tidak melanjutkan kenaikan suku bunga. Jika tiga faktor itu terpenuhi, Grayscale melihat risiko terjadinya drawdown besar lanjutan akan berkurang.
Sebaliknya, jika pendorong tersebut gagal—CLARITY tersendat, treasury terus melakukan deleveraging, atau inflasi memaksa kenaikan suku bunga lanjutan—Pandl menilai penurunan tambahan masih mungkin terjadi.
CLARITY Act dan risiko politik
CLARITY Act ditujukan untuk membentuk struktur pasar federal serta aturan bagi bursa, pengembang, dan penerbit token. Pembaruan Grayscale sebelumnya menyebut RUU itu masuk kalender Senat setelah disetujui komite, tetapi masih memerlukan pembahasan di pleno, potensi amandemen, dan dukungan 60 suara. Artinya, pengesahan tahun ini belum pasti.
Langkah MicroStrategy dan dampaknya ke pasar
Kekhawatiran soal potensi penjualan paksa oleh pemegang korporasi besar meningkat setelah Bitcoin turun di bawah $60.000, di tengah arus keluar ETF serta likuidasi posisi leverage yang menambah tekanan.
Sejak catatan Juni Grayscale, MicroStrategy menjual 3.588 BTC dengan nilai sekitar $216 juta. Grayscale menilai transaksi tersebut bersifat menstabilkan: hasil penjualan digunakan untuk memenuhi kewajiban dividen saham preferen dan meningkatkan cadangan dolar MicroStrategy menjadi sekitar $2,55 miliar—cukup untuk menutup hampir 17 bulan pembayaran dividen berdasarkan kewajiban saat itu.
Grayscale menilai bantalan kas yang lebih besar mengurangi kemungkinan kebutuhan pendanaan darurat atau penjualan Bitcoin paksa tambahan dari MicroStrategy. Dalam kerangka treasury yang diperbarui, perusahaan dapat menerbitkan saham atau menjual BTC guna menjaga likuiditas dolar untuk dividen—langkah yang menurut Grayscale menurunkan ketidakpastian neraca. Pengumuman tersebut sempat mendorong BTC ke sekitar $61.000 sebelum pasar pulih ke atas $63.000.
Intinya
Skenario optimistis Pandl sederhana: bila The Fed menghentikan kenaikan suku bunga saat pertumbuhan tetap stabil—serta risiko politik dan neraca korporasi mereda—Bitcoin bisa jadi sudah menemukan dasar. Meski begitu, proyeksi ini bergantung pada hasil kebijakan dan kondisi makro. Jika inflasi memaksa pengetatan lanjutan, pertumbuhan melemah, atau progres legislasi terhenti, level rendah saat ini bisa bersifat sementara dan tekanan jual yang lebih dalam dapat menyusul.