Laporan HSBC: 45% Investor High Net Worth Berencana Tambah Alokasi Kripto pada 2026
Ringkasan Pasar AI
Survei HSBC terhadap ~10.000 investor dengan kekayaan bersih tinggi menunjukkan alokasi kripto rata-rata sebesar 6% pada 2026 (turun 1pp YoY), namun 45% berencana meningkatkan eksposur selama setahun ke depan dan 40% akan tetap mempertahankan. Data tersebut mengindikasikan keterlibatan institusional/kalangan kaya yang berlanjut meski terjadi penurunan alokasi yang tipis, seiring menurunnya alokasi kas dan berlanjutnya realokasi menuju saham, emas, dan aset alternatif, yang membentuk selera risiko jangka dekat di seluruh kripto.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT-2.41%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Odaily Planet Daily melaporkan, laporan HSBC bertajuk "Affluent Investor Snapshot 2026" menunjukkan rata-rata alokasi aset kripto pada 2026 berada di 6%, turun 1 poin persentase dibanding tahun sebelumnya. Survei tersebut melibatkan hampir 10.000 investor high net worth di berbagai negara.
Meski porsi rata-rata menurun, 45% responden menyatakan akan meningkatkan alokasi kripto dalam 12 bulan ke depan, sementara 40% berencana mempertahankannya. Di Singapura dan Malaysia, alokasi kripto masing-masing tercatat 5% dan 6%, tidak berubah dari tahun lalu.
Pada periode yang sama, alokasi kas global turun menjadi 19% seiring dana terus bergeser ke saham, emas, dan investasi alternatif.