INJ Melonjak Lebih dari 20% Usai 21Shares Revisi Pengajuan ETF Injective

Ringkasan Pasar AI
Injective (INJ) melonjak karena katalis yang kembali menguat: S-1 amandemen 21Shares untuk ETF Injective (TINJ) yang tercatat di Nasdaq dan peluncuran Solana SPL native INJ yang memperluas akses DeFi. Pengajuan tersebut memperkenalkan staking diskresioner (dilaporkan 40–60%) dan menyebut FTSE Injective Index, sementara peninjauan SEC dan rincian kustodian masih belum terselesaikan. Volume yang meningkat menunjukkan partisipasi spekulatif yang lebih tinggi dan kondisi likuiditas yang membaik di sekitar INJ.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
INJ/USDT+1.78%
Wawasan AI · INJ/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Poin utama: Token Injective (INJ) menguat lebih dari 23% dalam 24 jam setelah SEC menerima dokumen pendaftaran yang telah direvisi untuk produk 21Shares Injective ETF. Rencana ETF tersebut ditujukan melantai di Nasdaq dengan kode TINJ dan mengikuti pergerakan INJ melalui FTSE Injective Index. Revisi pengajuan juga membuka opsi staking INJ secara diskresioner, sementara proses peninjauan SEC masih berjalan dan pengaturan kustodi belum sepenuhnya tuntas. Pada 19 September, harga INJ naik sekitar 18% dalam 24 jam seiring perhatian pasar mengarah ke dua katalis: revisi pengajuan ETF oleh 21Shares dan ekspansi INJ yang kini hadir secara native di jaringan Solana. Data CoinMarketCap terakhir menunjukkan INJ diperdagangkan di sekitar US$6,88. Kenaikan ini juga terjadi setelah peluncuran di Solana pada 17 September, sehingga pergerakan harga sulit dikaitkan hanya pada revisi ETF. Harga naik, volume ikut meledak Dalam rentang 24 jam, INJ bergerak dari sekitar US$5,98 menuju US$7,60. Penguatan berlangsung stabil sepanjang sesi sebelum berakselerasi setelah menembus level US$7,00. Harga sempat mendekati US$7,70 dan kemudian bertahan di area atas kisaran pergerakan. Aktivitas pasar meningkat seiring kenaikan harga. CoinMarketCap mencatat kapitalisasi pasar sekitar US$759,8 juta, naik 23,8% pada periode yang sama. Volume transaksi 24 jam berada di sekitar US$281 juta, melonjak 194,4%, dengan rasio volume terhadap kapitalisasi pasar 36,61%. Dari sisi suplai, jumlah INJ beredar tercatat sekitar 99,97 juta token dari total suplai yang dilaporkan 100 juta. Valuasi fully diluted berada di sekitar US$760,05 juta. Angka ini mengindikasikan sebagian besar suplai token yang dilaporkan sudah beredar saat reli terakhir. 21Shares perbarui pengajuan ETF Injective 21Shares mengajukan revisi pernyataan pendaftaran S-1 untuk rencana Injective ETF pada 18 September. Revisi ini menyusul pengajuan awal yang disampaikan pada 20 Oktober 2025. Produk yang diusulkan ditujukan memberi eksposur INJ melalui struktur exchange-traded fund, tetapi dokumen pengajuan tidak berarti produk tersebut telah memperoleh izin untuk mulai diperdagangkan. Dalam proposal terbaru, 21Shares menargetkan pencatatan di Nasdaq dengan ticker TINJ dan menetapkan FTSE Injective Index sebagai tolok ukur harga. Struktur ETF juga memungkinkan 21Shares melakukan staking atas sebagian kepemilikan INJ dan memasukkan imbal hasil staking ke dalam produk. Sejumlah laporan menyebut kisaran staking yang dituju berada di 40%–60%, bergantung pada kebutuhan likuiditas. BNY Mellon tercantum sebagai administrator, agen transfer, dan kustodian kas dalam proposal yang diperbarui. Pada dokumen S-1 awal, 21Shares US LLC disebut sebagai sponsor trust, dengan rencana kepemilikan INJ secara langsung. Peluncuran di Solana memperluas akses ke INJ Kenaikan harga juga terjadi setelah INJ diluncurkan di Solana sebagai token SPL native. Peluncuran ini membuka akses melalui berbagai venue trading dan DeFi berbasis Solana, termasuk Jupiter, Raydium, Meteora, Pump.fun, dan DFlow. CoinMarketCap melaporkan peluncuran di Solana dan revisi ETF tersebut terjadi pada periode perdagangan yang sama, ketika volume spot ikut berakselerasi. Meski demikian, data pasar yang tersedia tidak memisahkan arus beli yang dipicu peluncuran Solana dari arus beli yang terkait pengajuan ETF. Waktunya hanya menunjukkan kedua peristiwa berlangsung di tengah kenaikan harga dan volume INJ. Target proyeksi harga: US$15,80 sebagai resistensi awal Berdasarkan proyeksi harga INJ terbaru, INJ berpotensi bergerak menuju US$15,80 jika struktur higher low saat ini bertahan. Level US$15,80 disebut sebagai area resistensi utama pertama. Dari US$7,60, harga perlu naik lebih dari dua kali lipat untuk mencapai zona tersebut. Jika mampu menembus US$15,80, level berikutnya yang disebut adalah US$33,20, disusul target utama berikutnya di US$47,16 apabila tren kenaikan berlanjut. Kerangka proyeksi ini merujuk pada rangkaian higher lows setelah INJ mencetak puncak siklus besar pada 2021 dan 2024. Artikel ini disusun untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat keuangan atau investasi. Investasi aset kripto mengandung risiko, dan kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Pembaca disarankan melakukan riset sendiri sebelum mengambil keputusan investasi.