Jamie Coutts: Bitcoin Memasuki Fase Akhir Bear Market, Berpotensi Naik ke US$200.000–US$250.000 dalam 2–3 Tahun

Ringkasan Pasar AI
Jamie Coutts membingkai Bitcoin sebagai berada dalam pasar bearish tahap akhir dengan momentum penurunan yang melemah, tetapi belum merupakan pembalikan tren yang terkonfirmasi. Komentarnya berorientasi jangka menengah dan sebagian besar tidak dapat ditindaklanjuti untuk arus jangka pendek, sehingga membatasi dampak pasar secara langsung. Peringatannya tentang komputasi kuantum menyoroti risiko protokol/keamanan berjangka lebih panjang yang dapat memengaruhi sentimen dan narasi, terutama di kalangan pengalokasi institusional yang berfokus pada ketahanan jangka panjang.
Level dampak
● Rendah
Aset terdampak
BTC/USDT+0.56%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Kepala Analis Kripto Real Vision, Jamie Coutts, menilai Bitcoin masih berada di fase akhir pasar bearish. Menurutnya, tekanan penurunan mulai melemah, tetapi BTC belum benar-benar keluar dari tren bear market. Ia mencatat Bitcoin telah turun sekitar 50% dari rekor tertingginya di US$126.100 pada Oktober 2025. Coutts memperkirakan BTC dapat menguat ke kisaran US$200.000–US$250.000 dalam dua hingga tiga tahun ke depan. Ia tetap berhati-hati terhadap peluang Bitcoin menembus US$1 juta pada 2030. Coutts juga mengingatkan komunitas Bitcoin agar menanggapi risiko komputasi kuantum dan menilai ancaman tersebut perlu diantisipasi sebelum 2027.