Michael Saylor: Strategy Bisa Jual Bitcoin untuk Danai Buyback STRC

Ringkasan Pasar AI
Michael Saylor dari Strategy mengindikasikan bahwa pembelian kembali saham preferen STRC di masa depan dapat dibiayai melalui penerbitan ekuitas MSTR atau penjualan bitcoin, bergantung pada kondisi pasar dan STRC diperdagangkan di bawah nilai nominalnya sebesar $100. Pengungkapan ini meningkatkan persepsi potensi pasokan dari pemegang korporasi utama, yang menjadi hambatan jangka pendek bagi sentimen BTC. Perusahaan juga meningkatkan cadangan USD-nya melalui penjualan saham MSTR, dengan memisahkan pendanaan dividen/utang dari pembiayaan pembelian kembali.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
BTC/USDT-3.06%
Wawasan AI · BTC/USDTWawasan AI
▼ Bearish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Strategy Inc. (Nasdaq: MSTR) membuka peluang menjual bitcoin untuk membiayai pembelian kembali (buyback) saham preferen STRC, memperpanjang pendekatan pendanaan yang sudah digunakan perseroan. Sasaran utamanya: buyback yang disiplin, likuiditas STRC yang lebih kuat, volatilitas yang lebih rendah, dan terbentuknya permintaan independen yang berkelanjutan. Dalam unggahan di X pada 27 Juli, Executive Chairman Michael Saylor mengatakan pendanaan buyback STRC ke depan dapat berasal dari penjualan saham MSTR atau penjualan bitcoin, bergantung pada kondisi pasar. STRC merupakan Variable Rate Series A Perpetual Stretch Preferred Stock milik Strategy, dengan nilai nominal (stated amount) US$100 dan tingkat dividen yang dievaluasi manajemen setiap bulan. Menurut Saylor, penjualan bitcoin dapat menjadi opsi pendanaan yang menarik ketika STRC diperdagangkan cukup jauh di bawah US$100, sehingga perusahaan dapat memensiunkan saham preferen dengan diskon. Ia menegaskan perusahaan menargetkan STRC diperdagangkan dekat US$100 dengan likuiditas tinggi, volatilitas rendah, serta permintaan independen yang sehat. Dalam kerangka "digital credit capital" milik Strategy, perusahaan tidak berniat menerbitkan STRC tambahan pada harga di bawah US$100. Buyback Bertahap Mengikuti Diskon Untuk pekan yang berakhir 26 Juli, Strategy membeli kembali 288.930 saham STRC senilai sekitar US$25 juta, dengan harga rata-rata US$86,52 per saham, sebagaimana diumumkan pada 27 Juli. Saylor menggambarkan Strategy sebagai pembeli rutin yang disiplin ketika harga berada di bawah US$100: pembelian ditingkatkan saat diskon makin dalam dan diperlambat ketika harga mendekati nilai nominal. Otorisasi buyback sekuritas preferen yang masih tersedia mencapai US$975 juta, memberi ruang yang besar untuk transaksi berikutnya. Pada harga rata-rata terbaru tersebut, setiap saham STRC dibeli US$13,48 di bawah nilai nominal, belum termasuk potensi penghematan dividen di masa depan. Presiden sekaligus CEO Strategy, Phong Le, menyatakan: "Pada harga di bawah US$100 per saham, buyback STRC merupakan alokasi modal yang menarik karena dapat menurunkan kebutuhan dividen preferen di masa depan dengan diskon." Ia menambahkan perseroan akan menyesuaikan skala pembelian berdasarkan harga dan likuiditas—lebih agresif saat diskon lebih dalam dan lebih kecil saat harga STRC mendekati US$100—seraya memberi ruang bagi permintaan pasar independen untuk membentuk pasar yang sehat dan berkelanjutan. Dokumen ketentuan STRC dan kebijakan dividen perusahaan menjabarkan tingkat dividen tahunan tersetahunkan saat ini sebesar 12% serta faktor-faktor yang ditinjau manajemen dalam evaluasi bulanan. USD Reserve Tidak Dipakai untuk Buyback Terpisah, Strategy menaikkan USD Reserve sebesar US$525 juta melalui penjualan saham biasa MSTR, sehingga saldonya menjadi rekor US$3,75 miliar. Cadangan ini mencakup sekitar 25 bulan estimasi pembayaran dividen preferen dan, sesuai kebijakan yang disetujui dewan, dikhususkan untuk dividen preferen serta kewajiban utang. Pembatasan tersebut membuat buyback STRC harus dibiayai dari sumber lain. Dengan demikian, Strategy kini memiliki dua jalur pendanaan utama untuk buyback STRC: penerbitan/penjualan saham MSTR dan penjualan bitcoin ketika manajemen menilai secara ekonomi langkah itu layak. Fleksibilitas ini memungkinkan perusahaan memensiunkan saham preferen yang diperdagangkan dengan diskon tanpa menggunakan dana yang dicadangkan untuk dividen dan kewajiban utang.