Tether Gold Kantongi Sertifikasi Syariah, Akses Emas Digital untuk Keuangan Islam Kian Luas
Ringkasan Pasar AI
Sertifikasi Syariah Tether Gold menurunkan friksi kepatuhan bagi bank dan investor Islam untuk mengakses bullion yang ditokenisasi dan sepenuhnya dialokasikan, sehingga mendukung potensi perluasan permintaan di GCC, Asia Selatan, dan Afrika. Penekanan pada cadangan yang transparan dan kepemilikan aset riil dapat meningkatkan kenyamanan institusional terhadap komoditas yang dibungkus blockchain dan memperkuat narasi emas bertokenisasi yang lebih luas. Dampak jangka pendek paling langsung bagi instrumen kripto yang didukung emas, melalui peningkatan distribusi dan penerimaan produk.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
PAXG/USDT-0.46%
Wawasan AI · PAXG/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Tether Gold (XAU₮) resmi memperoleh sertifikasi Syariah, membuka jalur yang sesuai prinsip keuangan Islam bagi bank syariah, institusi, dan investor untuk mendapatkan eksposur ke emas fisik melalui teknologi blockchain. Penilaian dilakukan oleh Amanah Advisors yang dipimpin Mufti Faraz Adam, dengan kesimpulan bahwa struktur produk memenuhi ketentuan keuangan Islam.
Sertifikasi tersebut menyoroti beberapa aspek utama: kepemilikan aset riil, dukungan emas yang jelas, transparansi cadangan, serta tidak adanya fitur berbasis bunga. Setiap token XAU₮ merepresentasikan kepemilikan atas emas fisik yang disimpan di brankas aman di Swiss, dan diterbitkan oleh TG Commodities, S.A. de C.V.
Tether menyatakan XAU₮ tidak bergantung pada riba, leverage, maupun derivatif spekulatif. Dengan begitu, pengguna dapat memegang emas yang ditokenisasi sambil tetap memiliki eksposur langsung terhadap bullion yang dialokasikan.
Di sisi lain, Circle mengumumkan telah mengakuisisi aset fundamental dari portofolio paten blockchain @IBM, mencakup lebih dari 680 keluarga paten dan hampir 1.000 paten yang telah diterbitkan di seluruh dunia. Langkah ini disebut menjadikan Circle sebagai pemegang paten blockchain terbesar di AS dan memperkuat fondasi di balik USDC, CPN, dan lainnya. (Circle (@ circle ), 27 Juli 2026)
Persetujuan Syariah untuk XAU₮ dinilai dapat mendorong adopsi di kalangan bank syariah, penyedia takaful, platform tabungan halal, serta perusahaan pembiayaan perdagangan. Kelompok ini umumnya memprioritaskan aset yang ditopang nilai nyata dan skema kepemilikan yang tegas.
Bagi pasar keuangan Islam, XAU₮ menghadirkan opsi emas digital tanpa mengubah karakter backing fisiknya. Perbankan dapat memanfaatkannya untuk produk tabungan, kepemilikan treasury, pelestarian kekayaan, maupun layanan agunan yang disetujui.
Sertifikasi ini juga berpotensi memperluas akses di negara-negara GCC, Asia Selatan, Afrika, dan pusat keuangan Islam lainnya—wilayah dengan permintaan emas yang kuat serta minat yang meningkat terhadap aset digital yang teregulasi.
Penggunaan XAU₮ juga diperluas melalui skema agunan pinjaman lewat kemitraan Tether dengan Ledn. Layanan tersebut memungkinkan pengguna yang memenuhi syarat mengakses pinjaman sambil tetap mempertahankan eksposur ke emas fisik. Tether menekankan bahwa struktur pinjaman tetap menempatkan backing bullion sebagai elemen inti, meski pengguna tetap perlu menelaah syarat pinjaman, biaya, dan aturan setempat sebelum memanfaatkan layanan.
Tether Gold menjadi bagian dari strategi Tether untuk menghubungkan aset tradisional dengan jaringan blockchain. Perusahaan juga mendukung sistem transfer berbasis Bitcoin melalui protokol RGB dan perangkat Lightning Network. Untuk XAU₮, fokus utamanya tetap pada kepemilikan emas langsung, cadangan yang dapat diverifikasi, dan kemudahan transfer secara digital.
Setiap token terhubung dengan batang emas yang dialokasikan dan disimpan di fasilitas penyimpanan di Swiss. Investor dapat memindahkan kepemilikan fraksional tanpa perlu mengurus pengiriman fisik atau penyimpanan di brankas pribadi.
CEO Tether Paolo Ardoino menyatakan emas sejak lama menjadi simbol kepercayaan dan stabilitas di berbagai budaya. Menurutnya, persetujuan Syariah memungkinkan Tether Gold melayani lebih banyak pengguna dengan tetap menghormati standar keuangan Islam.