Uniswap V4 sedang merebut pangsa yang terus meningkat dari likuiditas saham bertokenisasi (sekitar 31% dari TVL sektor), menandakan migrasi menuju infrastruktur yang lebih baru dan berpotensi volume yang lebih tinggi. Peningkatan pendapatan protokol memperkuat narasi seputar penangkapan nilai UNI seiring burn yang didorong oleh fee-switch meluas, terutama jika diperluas ke V4. Akumulasi whale yang berlanjut melalui OTC dan penurunan saldo di bursa mengindikasikan penyerapan bersih, yang dapat memperketat pasokan likuid dalam jangka dekat.
Level dampak
● Sedang
Aset terdampak
UNI/USDT+0.28%
Wawasan AI · UNI/USDTWawasan AI
▲ Bullish
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Likuiditas tokenized stock kian mengalir ke Uniswap [UNI] V4 seiring sektor ini memperluas jejaknya di DeFi. Per saat ini, V4 menampung US$59,1 juta, setara sekitar 31% dari total pasar US$192,6 juta, sekaligus menawarkan likuiditas lebih dalam dibanding para pesaingnya. Kedalaman likuiditas tersebut membuat V4 semakin menarik sebagai lokasi perdagangan ber-volume besar, yang biasanya berujung pada peningkatan aktivitas investor.
Di belakangnya, Kamino mencatat US$41,7 juta, sementara Uniswap V3 berada di posisi ketiga dengan US$20,9 juta. Perkembangan ini menegaskan pergeseran likuiditas ke infrastruktur yang lebih baru. (Sumber: Token Terminal)
Secara gabungan, ketiganya menguasai 63% TVL, sehingga platform yang lebih kecil harus berebut porsi dana yang tersisa. Dengan TVL sektor naik 2.218,8%, arus masuk lanjutan ke V4 berpotensi memperlebar keunggulan likuiditasnya. Jika tren bertahan, posisi Uniswap dapat semakin kuat seiring perdagangan tokenized stock tumbuh.
Sakelar fee Uniswap sorot potensi burn UNI
Kenaikan penggunaan mulai tercermin langsung pada ekonomi UNI. Saat Uniswap V4 menyerap lebih banyak aktivitas tokenized stock, pendapatan harian baru-baru ini melonjak mendekati US$600.000, mendorong laju tahunan (annualized run rate) mendekati US$220 juta. Pendapatan yang lebih tinggi juga berarti kapasitas lebih besar untuk burn UNI ketika mekanisme fee switch diterapkan, yang menekan suplai saat aktivitas protokol terus berkembang.
Lonjakan pendapatan di atas US$400.000 mengindikasikan penangkapan nilai (value capture) menguat pada periode perdagangan yang lebih padat. (Sumber: Token Terminal)
Selain itu, V3 disebut mampu menopang burn harian sekitar US$598.000, sementara V4 sudah menghasilkan lebih dari US$10 juta biaya (fees) per hari. Kesenjangan ini menunjukkan porsi pendapatan V4 yang belum sepenuhnya masuk ke siklus burn saat ini. Saat mekanisme tersebut diperluas ke V4, laju pengurangan UNI berpotensi meningkat, sehingga pertumbuhan aktivitas V4 dapat lebih langsung diterjemahkan menjadi kelangkaan dan penguatan value capture token.
Arthur Hayes dorong permintaan UNI
Seiring perbaikan ekonomi UNI, pemegang besar mulai mengambil posisi dengan narasi pengetatan suplai. Pendiri bersama BitMEX, Arthur Hayes, menerima 244.406 UNI senilai US$1,73 juta melalui Flowdesk, yang secara material meningkatkan eksposurnya. (Sumber: X)
Transaksi lewat jalur over-the-counter (OTC) juga membantu meminimalkan gangguan harga di pasar spot, memungkinkan akumulasi tanpa mendorong UNI naik di bursa. (Sumber: X)
Dompet baru turut menambah akumulasi sekitar US$2,9 juta, sementara saldo UNI di bursa turun lebih dari 350.000 UNI. Kombinasi ini mengarah pada penyerapan bersih, bukan distribusi. Hayes juga mentransfer US$250.000 USDC ke FalconX, yang memberi kapasitas tambahan untuk pembelian berikutnya.
Ringkasan
Uniswap [UNI] menguat di segmen tokenized stock karena likuiditas beralih ke V4 dan pendapatan meningkat, yang memperkuat fokus pada burn UNI. Akumulasi whale dan turunnya saldo bursa dapat semakin memperketat suplai UNI, terutama jika burn protokol terus mengurangi pasokan yang beredar.