Investor ritel perlambat pembelian saham AS; net buy Juni 2026 turun ke US$13 miliar, terendah sejak 2020
Ringkasan Pasar AI
Data VandaTrack menunjukkan pembelian bersih ritel AS turun menjadi $13B pada Juni 2026, terendah sejak 2020, dengan penurunan tajam pada pembelian saham individual dan momentum arus ritel. Meskipun kepemilikan ritel tetap berada pada rekor $500B, hampir setara antara penjualan dan pembelian menandakan partisipasi yang mendingin dan berkurangnya permintaan marjinal. Dalam jangka pendek, ini dapat menurunkan likuiditas dan memperbesar sensitivitas saham AS secara luas terhadap arus institusional dan katalis makro.
Level dampak
● Sedang
Wawasan AIWawasan AI
● Netral
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Huo Xing Finance melaporkan, mengutip data VandaTrack per 11 Juli, investor ritel membukukan pembelian bersih (net buy) sekitar US$13 miliar di saham Amerika Serikat selama sebulan terakhir—level terendah sejak 2020. Sejak awal 2026, nilai net buy bulanan investor ritel telah menyusut US$18 miliar atau turun 58%.
Pembelian bersih pada saham individual juga melemah. Angkanya turun US$8 miliar atau 71% menjadi US$3,2 miliar, terendah sejak kuartal I 2020.
Di sisi lain, total kepemilikan saham oleh investor ritel tetap mencetak rekor US$500 miliar, hampir dua kali lipat dibanding pertengahan 2024. Saat ini, investor ritel menjual saham dengan laju yang nyaris setara dengan pembeliannya, sehingga ruang net buy makin tertekan. Aktivitas perdagangan ritel di pasar terlihat mulai mendingin.