Macquarie: Saham Nickel Industries berpotensi naik 57% dengan target harga $1.25

Ringkasan Pasar AI
Catatan positif Macquarie terhadap Nickel Industries yang terdaftar di ASX menyoroti momentum laba 1H yang kuat dan volume tambang Hengjaya yang solid, yang sebagian diimbangi oleh kendala air sementara di proyek ENC HPAL. Pembaruan tersebut menekankan baik eksekusi operasional maupun sensitivitas biaya dalam jangka dekat (diesel, sulfur) sambil menunjuk pada potensi penurunan biaya per unit dalam jangka lebih panjang melalui pipa slurry. Dampak pasar seharusnya bersifat idiosinkratik dan terbatas di luar satu nama tersebut.
Level dampak
● Rendah
Aset terdampak
NCCOGOLD2USD/USDT-0.16%
Wawasan AI · NCCOGOLD2USD/USDTWawasan AI
● Netral
Trade sekarang
⚠️ Wawasan yang dihasilkan AI didasarkan pada konten berita dan disediakan untuk tujuan informasi saja. Wawasan ini bukan nasihat investasi dan tidak mencerminkan pandangan BingX. Investasi melibatkan risiko. Harap trade secara bertanggung jawab.
Analis Macquarie menilai Nickel Industries membukukan kinerja paruh pertama yang kuat, dengan pendapatan naik 13.1% menjadi US$938.4 million dan laba bersih melonjak 365.8% menjadi US$52.5 million. Proyek Excelsior Nickel Cobalt HPAL (ENC) sempat terganggu kondisi kering di Sulawesi Tengah yang membatasi pasokan air, namun sempat naik cepat hingga sekitar 50% dari kapasitas desain pada fase awal. Di sisi lain, penjualan nikel bulanan Hengjaya Mine pada Agustus mencetak rekor 1.6 million tonnes. Berdasarkan pembaruan operasional dan perkiraan EBITDA gabungan Juli–Agustus sekitar US$90 million, Macquarie menilai sahamnya undervalued dan melihat potensi kenaikan 57%.