Tata Chemicals catat rugi bersih Q1 sebesar Rs 17 crore seiring tekanan harga soda ash dan realisasi yang lebih rendah
Tata Chemicals melaporkan rugi bersih konsolidasi Rs 17 crore untuk kuartal pertama yang berakhir 30 Juni 2026, berbalik dari laba Rs 252 crore pada periode yang sama tahun lalu. Pendapatan naik 14,4% menjadi Rs 4,255 crore, namun EBITDA turun 14,5% menjadi Rs 555 crore sehingga margin EBITDA menyusut dari 17,5% menjadi 13%. Perusahaan menyebut pelemahan terutama dipicu realisasi yang lebih rendah pada anak usaha luar negeri, dengan ekspor dari AS ke pasar Asia Tenggara yang tertekan akibat harga soda ash yang tidak menarik. Manajemen juga menilai prospek jangka dekat segmen Industrial Essentials—yang terutama ditopang soda ash—masih menantang karena kelebihan pasokan global, permintaan lemah, dan kapasitas industri berlebih.